ads ads ads ads ads ads ads

Taman Laut di Raja Ampat

Oleh Amril Taufik Gobel

Siapa bilang di tanah Papua tidak ada objek pariwisata bahari yang memukau? Selama ini Papua lebih dikenal dengan eksotisme kebudayaannya yang sederhana serta sumber daya alamnya yang melimpah. Namun, datanglah ke Raja Ampat, dan nikmati keindahan terumbu karang, lengkap dengan biota laut menawan serta pemandangan bahari yang mengesankan.

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Tak salah bila kemudian Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata menyatakan kekagumannya pada kawasan ini setelah melakukan penyelaman, merasakan sajian panorama bawah laut Raja Ampat yang sangat memikat. Penggemar snorkeling dan diving memang dijamin tidak akan kecewa. Sebaliknya, mereka bakal terpanggil untuk datang dan datang lagi.

Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31 ribu jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan.

Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat. Kepulauan Raja Ampat terletak di barat laut kepala burung Pulau Papua, dengan kurang lebih 1500 pulau kecil dan atoll serta 4 pulau besar utama, yakni Misol, Salawati, Bantata dan Waigeo. Inilah yang kemudian menjadikan Raja Ampat taman laut terbesar di Indonesia.

Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa!

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

Khusus untuk Anda yang tidak tertarik dengan aktivitas menyelam, hamparan laut biru yang membiaskan keindahan langit, taburan pasir putih yang memancarkan kilaunya bagaikan mutiara, bisa dinikmati. Selain itu, masih ada gugusan pulau-pulau yang memesona dan flora serta fauna unik seperti cenderawasih merah, cenderawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis bunga anggrek.

Papua Diving di pulau Mansuar adalah salah satu resort terkemuka yang berada di kawasan ini. Wisatawan-wisatawan mancanegara penggemar selam betah selama berhari-hari bahkan sebulan berada di Raja Ampat menikmati keindahan yang ada di sana dan menginap di Papua Diving.

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.

Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.

Pulau Kri, Waigeo, serta Misool juga menyiapkan resort buat pengunjung. Di pulau Misool ada Eco Resort yang dibangun dengan menerapkan prinsip-prinsip konservasi alam yang ketat. Ada kesepakatan dengan penduduk adat di sekitar wilayah tersebut untuk menjaga ekosistem terpadu yang disebut “No Take Zone” yakni melarang eksploitasi pengambilan apapun dari laut, mulai dari berburu kerang, telur penyu,sirip ikan hiu sampai hanya sekedar mencari ikan. Secara ekstrim, malah di eco resort ini mengharamkan penggunaan antiseptik karena limbah buangannya dikhawatirkan akan membunuh ekosistem terumbu karang di sekitarnya.

 
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo

Beberapa resor menetapkan harga relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas lengkap. Wisatawan dengan biaya terbatas juga dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah di daerah Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Anda harus terbang dulu ke Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, Papua, lalu langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai kawasan Raja Ampat khususnya ke Pulau Mansuar.

Untuk berkeliling pulau yang diinginkan, kita dapat menyewa speedboat kapasitas 10 orang dengan harga Rp 3-5 juta per 8 jam, tergantung kepandaian kita menawar. Kita juga bisa mengambil paket wisata dengan mengunjungi perkampungan untuk melihat tanaman dan hewan khas setempat seperti burung Cendrawasih.

Untuk masuk ke kawasan Raja Ampat, setiap orang harus membayar biaya masuk sebesar Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 500 ribu untuk wisatawan dari mancanegara. Sebuah pin bulat yang berfungsi seperti identitas ini akan kita terima, setelah membayar biaya tersebut.

Uniknya, pin ini berlaku untuk satu tahun, sejak 1 Januari hingga 31 Desember. Jadi jika dalam satu tahun itu kita bolak-balik mengunjungi Raja Ampat, hanya perlu membayar biaya masuk satu kali saja. Tentu saja pin tadi tidak boleh hilang dan harus kita kenakan sebagai tanda pengenal. [id.travel.yahoo.com]
More aboutTaman Laut di Raja Ampat

Saung-saung Sawangan-Parung

KOMPAS/ANDY RIZA HIDAYAT Suasana Rumah Makan Saung Talaga di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. 

MENDENGAR kata Sawangan dan Parung, langsung terlintas kepadatan kendaraan di kawasan itu. Namun, kalau mau melirik saung-saung yang ada, hmmm... jalur utama yang padat itu bisa terlupakan. Sisanya, keinginan untuk melintas di kawasan itu lagi.

Saung berasal dari bahasa Sunda yang berarti imah atau rumah kecil. Dalam terjemahan bebas dapat diartikan sebagai pondok mengacu pada bentuk bangunannya.

Berjalan dari arah Jalan Margonda, Depok, menuju Jalan Mochtar, Sawangan, Anda akan menemukan Rumah Makan Saung Talaga di sisi kiri jalan. Anda tidak akan kecewa mengunjungi tempat ini. Selain menyajikan hidangan lezat, Anda dapat beristirahat di tempat ini bersama keluarga. Pengelola menyediakan sarana bermain anak, jajanan dan permainan tradisional, kolam ikan lengkap dengan perahunya, serta hiburan musik setiap hari.

Rumah makan yang dibuka sejak tahun 2002 ini memang dikembangkan sebagai rumah makan keluarga. Adapun menu andalannya adalah gurame bakar dan gurame goreng. Lebih nikmat jika Anda melengkapinya dengan minuman buah pala, duh nikmatnya.

”Rumah makan ini dapat menampung 500 pengunjung sekaligus,” tutur Yani Wisnu, pengelola Rumah Makan Saung Talaga.

Godaan pecak
Sekitar tiga kilometer ke arah barat, Anda akan menemukan Rumah Makan Gandi. Bersiaplah menikmati sensasi rasa yang menarik khas Sunda. Masakan pecak ikan mas bakarnya selalu menyedot pengunjung ke tempat ini. Kuah pecak ikan di Gandi serasa hangat menyegarkan tubuh karena pengaruh jahe, bawang merah, lengkuas, dan buah asam.

Sajian nikmat ini dapat dinikmati dengan harga Rp 20.000 per porsi lengkap dengan nasi dan sayuran. ”Resep tidak pernah saya rahasiakan, silakan coba jika ingin membuat. Saya yakin rasanya tetap beda,” kata Lemi, pemilik Rumah Makan Gandi.

Cukup berkendaraan sekitar 15 menit dari Jalan Raya Bojongsari, Depok, menyeberang jembatan Kali Angke, langsung masuk ke Parung, lewat Jalan Raya Parung. Sekitar 100 meter dari jembatan itu, tepat di seberang Kantor Kecamatan Parung, ada Rumah Makan Besan yang sudah 30 tahun lebih berada di sana.
Hidangan Sunda-Betawi menjadi ciri rumah makan yang berdiri di sebuah ruko. Menu yang paling tersohor adalah sayur besan, yakni tebu sayur yang dimasak dengan santan diberi suun yang seporsinya hanya Rp 6.000.

Ayi Lesamana, pemilik rumah makan yang hanya buka dari pukul 07.00 sampai 17.00 ini, mengatakan, setiap hari restorannya membuat dua baskom sayur besan dan lebih sering habis sebelum pukul 17.00.

Maklum, yang datang makan ke warung bukan cuma makan di tempat, tetapi juga untuk dibawa pulang.
Kalau kehabisan sayur yang nikmat ini, silakan terus melanjutkan perjalanan. Di Jalan Raya Tajur KM 39 ke arah Kota Bogor ada Lebak Wangi Garden Resto yang menyediakan masakan khas Sunda.

Ada 10 saung yang menyebar di areal terbuka dengan pohon-pohon tinggi rindang. Kalau tidak mau lesehan di saung, tersedia juga ruang resto dengan meja dan kursi makan.

Dengan konsep makan di kebun, pengunjung dapat menikmati suasana alam dengan tiupan angin yang mengusir gerah. Jadi betah berlama-lama makan di sana, apalagi ditemani alunan musik khas Sunda.
Sebelum sampai ke resto tersebut, di sebelah kanan jalan ada Situ Lebak Wangi. Tepat di pinggir kanan danau itu ada Rumah Makan Lembur Kuring 1 yang sudah beroperasi sejak tahun 1970. Rumah makan ini hanya ada satu ruangan besar dua lantai yang tanpa dinding dengan tiang-tiang beton bulat penyangga lantai dua.

Pengunjung tempat ini dapat menikmati ikan gurame yang baru ditangkap dari kolam dengan harga Rp 8.400 per ons. Ikan tersebut dapat diolah sesuai dengan selera pemancing.

Kalau ingin makan ikan bakar atau goreng hasil pacingan sendiri, Anda juga bisa mengunjungi Rumah Makan Rindu Jaya yang lokasinya tidak jauh dari dua restoran di Situ Lebak Wangi.

Restoran ini memiliki 15 saung untuk lesehan dan dua ruangan makan yang didesain seperti rumah pohon dengan total 80 meja kursi makan. Ada juga delapan saung kecil untuk memancing yang juga berfungsi untuk makan sambil lesehan di tepi situ kecil di kompleks restoran tersebut.

Pengunjung juga bisa memancing dan membawa pulang hasil tangkapan atau meminta pelayan restoran memasakkan ikan tangkapan itu. Bumbunya tinggal pilih sesuai selera, boleh digoreng atau dibakar. Ayo tunggu apa lagi! [travel.kompas.com] (Ratih P Sudarsono dan Andy Riza Hidayat)
More aboutSaung-saung Sawangan-Parung

6 Surga Belanja Fesyen di Singapura

Detail Berita
ION Orchard (Foto: longtaizi.org)
 
SINGAPURA merupakan pusat keuangan keempat di dunia dan sebuah kota kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam perdagangan internasional. Singapura juga surga belanja bagi para pencinta fesyen.

Selain itu, Singapura merupakan surga belanja dengan harga yang bersaing. Murah, tapi tetap berkualitas. Berikut enam titik belanja di Singapura yang penting untuk Anda catat dalam agenda bila suatu saat berkunjung:

Orchard Road

Tempat ini didominasi perkebunan lada dan pala. Inilah asal-usul Orchard Road yang kemudian direnovasi dengan biaya tidak sedikit sehingga menjadi luas dengan trotoar yang aman bagi para pejalan kaki.

Anda bisa menemukan sejumlah titik penting di sini, seperti Wheelock Place. Anda akan lupa waktu jika berbelanja di sini hanya untuk mendapatkan buku, majalah, CD, dan DVD di Borders. Selain itu, Anda bisa mengunjungi Butik Elephant & Coral, toko penjualan produk Apple, Nike, serta Marks & Spencer.

ION Orchard

ION Orchard adalah mal pertama yang memberlakukan sistem multisensor dan menjadi acuan tren masyarakat Singapura. Di dalam mal terdapat sekira 300 toko yang menawarkan berbagai produk.

Jika tidak puas berjalan-jalan memasuki toko demi toko, Anda bisa memasuki sejumlah toko yang sudah populer, seperti Bimba & Lola, Boss, Christian Audigier, IWC Schaffhausen, Just Cavalli, Marc Jacobs, Vivienne Tam, Cartier, Dior, Dolce & Gabbana, Giorgio Armani, Louis Vuitton, Prada, Topshop/TOPMAN, Uniqlo, dan Zara.

Far East Plaza

Ini merupakan plaza yang terkenal memberikan layanan terbaik kepada para pelanggannya. Di sini, Anda bisa mendapatkan berbagai desain t-shirt, gaun, dan aksesoris lainnya. Harganya pun tidak terlalu mahal dengan kualitas bersaing.

Tangs

Tangs adalah sebuah tempat belanja khusus buat penggila fesyen. Mau mencari t-shirt bermerek internasional, sepatu, produk kecantikan, sampai peralatan rumah tangga pun ada. Tinggal jelajahi semua penjuru, dijamin Anda pulang dengan menenteng sejumlah tas berisi barang-barang hasil buruan.

DFS Galleria

Di sini, Anda bisa mendapatkan barang-barang bermerek, seperti Burberry, Cartier, Dunhill, Prada, dan Tiffany & Co bebas pajak, caranya dengan menunjukkan paspor Anda.

Wisma Atria

Banyak outlet bisa Anda datangi di Wisma Atria. Jika Anda menyukai punya selera tinggi dalam fesyen, pasti akan senang datang memilih-milih koleksi yang ditawarkan. Semua mengikuti tren untuk menjadikan penampilan Anda semakin mengagumkan. (ftr)
(uky) [travel.okezone.com]
More about6 Surga Belanja Fesyen di Singapura

7 Festival Khas di Indonesia

Indonesia sering disebut sebagai raksasa tidur Asia Tenggara, dan julukan itu memang tepat. Dengan lebih dari 18 ribu pulau, gugusan pulau ini memiliki keragaman luar biasa akan apa yang bisa Anda lihat atau lakukan saat berlibur ke sana.

Modernisasi membawa berbagai macam pembangunan (sebagian mengatakan pembangunan yang berlebihan) ke Jakarta, sementara pariwisata Bali kembali hidup setelah sempat hancur ketika ledakan bom 2002 lalu. Ada juga pegunungan seperti Bromo dan Borobudur yang mistis bagi pencari berbagai jenis atraksi, selain juga 6.000 pulau berpenghuni.

Tidak mengherankan bila Indonesia menawarkan berbagai macam festival yang sangat khas menonjolkan budaya mereka, mencerminkan keragaman etnis dan tradisi dari berbagai bagian nusantara. Anda akan menemukan keragaman itu dalam enam festival khas Indonesia ini, mulai dari perayaan seni, batik, tarian dan upacara. Jika mungkin, Anda bisa menyaksikan salah satu festival ketika berkunjung ke Indonesia!











Festival Reyog Nasional

Festival Reyog Nasional adalah agenda tetap Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang diadakan tiap tahun, bertempat di alun-alun kota Ponorogo, sebuah kota yang berada sekitar 30 kilometer dari Madiun, arah Pacitan atau Wonogiri. Acara puncak Grebeg Suro adalah pada malam 1 Muharam pada penanggalan Hijriyah.

Ponorogo merupakan salah satu kabupaten yang konsisten menjaga, melestarikan dan mengembangkan Budaya, ini terbukti dengan adanya Festival Reyog Nasional. Kebudayaan merupakan ajang silaturahmi Nasional ini di tandai oleh Festival Reyog Nasional yang diikuti seluruh Group Reyog yang ada di Indonesia.

info selanjutnya silahkan meluncur ke Facebook; Reyog Ponorogo Indonesia




Festival Krakatau

Festival Krakatau adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Lampung, diadakan untuk merayakan pulau vulkanik bernama sama, Krakatau. Gunung Krakatau meletus pada 1927, letusan itu kemudian menghasilkan pulau-pulau kecil baru, yang diberi nama Anak Krakatau.

Selama festival, pengunjung dapat menikmati berbagai macam pertunjukkan seperti Karnaval Tuping (Karnaval Topeng Lampung), atraksi gajah serta berbagai macam tarian dari Lampund dan kota sekitarnya. Akhir dari rangkaian acara ini adalah kunjungan ke pulau vulkanik itu, masih aktif tetapi sedang tidur lelap. Untuk sementara!



Festival Kesenian Bali

Salah satu perayaan seni budaya tahunan terbesar di Indonesia, Festival Seni Bali selalu penuh sesak. Selama sebulan penuh, berbagai pertunjukan seni, pameran, dan aktivitas budaya lainnya akan berlangsung di seluruh Bali, menawarkan tarian, musik dan keindahan budaya mereka.

Perayaan terkenal itu menampilkan pertunjukan seperti tarian tradisional yang sudah hampir terlupakan, jejak dari daerah terpencil di Bali, makanan, kerajinan tangan, serta kreasi baru dari sekolah-sekolah tari di Denpasar dan koreografi kontemporer dari seniman nasional dan internasional.



Karnaval Batik Solo

Sejak zaman dahulu, tradisi batik selalu memiliki akar yang sangat kuat di Solo. Kotadi Jawa Tengah itu bahkan telah menjadikan batik sebagai ikon dan identitas, sebuah gambaran tepat dari kota yang terkenal karena keindahan kerajaannya dan kehalusan
perilaku. Karnaval Batik Solo diadakan untuk memperkuat tradisi itu, dan untuk mempromosikan batik pada skala nasional dan internasional.

Acara ini adalah kombinasi upacara, pagelaran busana dan karnaval, semuanya menggunakan batik sebagai tema. Akan ada juga bazar yang menawarkan berbagai macam batik dan suvenir unik Solo.



Festival Musik Etnik Internasional Solo

Salah satu festival terbaru dari Solo adalah Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival, yang berfokus pada pertunjukan dan perayaan musik etnis. Ajang ini adalah suatu platform unik bagi kolaborasi antara musik modern dan etnis, seniman lokal dan
internasional.

Daftar panjang para penampil termasuk seniman Minangkabau, Riau, Yogyakarta, Surabaya, Papua, Kalimantan, dan bahkan seniman asing dari Jepang, Australia, India, Selandia Baru dan banyak lainnya.

Gerebeg Mulud

Dalam bahasa Jawa, gerebeg berarti kerumunan orang dan mulud adalah salah satu nama bulan di kalender Jawa. Perayaan itu, juga dikenal dengan nama Sekaten, untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Prosesi itu berlangsung seharian dan 'menampilkan' dua pertunjukan gamelan yang diarak menuju Mesjid Agung.

Pada malam hari akan ada pasar di sebelah utara kota untuk menambah kemeriahan kota, tempat yang tepat untuk mencoba berbagai makanan Jawa dan Yogyakarta serta untuk berburu suvenir.



Festival Lembah Baliem

Festival khas Papua ini berakar kepada kepercayaan suku-suku lokal bahwa perang bukan hanya konflik keuasaan dan kepentingan, tetapi juga simbol kesuburan dan kemakmuran. Sejak 20 tahun lalu, pemerintah daerah telah menekankan pentingnya perdamaian antara suku-suku yang berperang untuk mencegah balas dendam berkepanjangan dan hilangnya nyawa. Jadi, Festival Lembah Baliem adalah suatu acara yang diadakan untuk menggantikan perang antar suku itu.

Seperti yang bisa Anda tebak, acara utama adalah perang-perangan antar suku. Bayangkan lebih dari 20 suku berbeda dengan masing-masing 30 hingga 50 orang mengenakan pakaian tradisional, membawa tombak, busur, panah dan parang! Ada juga pertunjukan dan sejumlah atraksi lain, seperti permainan tradisional setempat, tarian, serta masakan lokal.


Nikolas Tjhin adalah editor Unearthing Asia, zine perjalanan yang berfokus pada gaya hidup, budaya, dan atraksi seputar Asia. Cek edisi terbaru kami, pengunjung bisa mengunjungi situs daring bahkan mengunduhnya. [id.travel.yahoo.com, TravelBe.blogspot.com]
More about7 Festival Khas di Indonesia

7 Obyek Wisata Favorit Pulau Sisilia

PULAU Sisilia merupakan salah satu pulau yang paling mempesona di Italia. Bolah dibilang jika Italia adalah Indonesia, maka Pulau Sisilia adalah Pulau Bali.

Pulau Sisilia memiliki kualitas wisata yang sangat indah dan memukau banyak orang. Tak heran jika banyak orang dari berbagai penjuru dunia menyempatkan untuk menyambangi pulau ini jika sedang berlibur ke Italia.

Pulau Sisilia memiliki budaya Yunani yang sangat kental, berbeda dengan sebagian besar Italia yang justru menganut budaya ke-Romawi-an ala Italia pusat.

Berikut, tujuh obyek wisata Favorit nan menarik dan eksotik yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara:

Teatro Greco

Bila Roma punya Colloseum, maka Sisilia punya Teatro Greco. Teatro Greco adalah teater tempat berbagai pertunjukan. Teater ini merupakan peninggalan zaman kerajaan Yunani.

Lokasinya yang persis berada di tepi laut membuat keindahan tersendiri. Bahkan, penyair dunia sekelas Goethe pun sampai menyebut bahwa teater ini adalah teater terindah di dunia.

Gunung Etna

Gunung Etna adalah salah satu gunung berapi aktif di pulau Sisilia. Uniknya, gunung ini hampir selalu mengeluarkan letusan sepanjang waktu (dalam skala kecil) yang menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya.

Kota Tua Siracusa

Kota tua Siracosa adalah kota yang berada di wilayah Timur pulau Sisilia. Kota ini sangat menarik karena arsitektur dan segi bangunanya masih tetap kuno dan tua. Namun jangan salah, justru suasana kuno inilah yang membuat kota ini menjadi terkenal dan banyak dikunjungi turis-turis asing.

Pasticceria Alba

Pasticceria Alba adalah tempat untuk para pecinta kuliner Es krim ala Sisilia. Di tempat ini, para turis bisa menikmati berbagai sajian es kri ala Sisilia yang sangat sulit dijumpai di wilayah-wilayah Italia lainya. Tentunya dengan rasa yang nikmat dan harga yang merakyat.

Dom Siracusa

Inilah tempat yang dibilang oleh banyak orang sebagai pusat seni ulau Sisilia. Di sini para turis bisa menikmati keindahan kesenian. Mulai dari bangunan-bangunan katedral dengan arsitektur yang indah, hingga pameran lukisan-lukisan tingkat dunia.

Fast Food Drive-in Palermo

Anda pencinta makanan cepat saji? Jika ya, di sini Anda bisa menemukan makanan cepat saji ala pulau Sisilia. Anda tak perlu mendatangi restoran, justru restoran tersebut lah yang akan mendatangi Anda.

Kawasan Fast Food Drive-in ini berada di Palermo. Di sanai Anda bisa memesan banyak makanan khas pulau Sisilia yang dijajakan para penjual keliling menggunakan mobil dan sepeda.

Pelabuhan Sisilia

Sepintas memang mirip dengan kota Venice. Tapi jangan salah, gondola-gondola yang lalu lalang di wilayah ini bukan gondola de Venice, melainkan perahu-perahu angkutan yang sering mangkal di pelabuhan.

Kapal warna-warni di pelabuhan ini bisa Anda sewa untuk mengelilingi pelabuhan Sisilia sambil menikmati indahnya kehidupan orang-orang Sisilia. (nsa)
(uky) [travel.okezone.com]
More about7 Obyek Wisata Favorit Pulau Sisilia